46 Sekolah di Koltim Terendam Akibat Banjir

WartaSultraID—Pasca banjir yang merendam sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengakibatkan sejumlah aspek terkena dampaknya. Akibatnya, mulai dari sektor kesehatan, sosial, pertanian dan infrastruktur menjadi terganggu.

Demikian dari segi pendidikan. Data yang dikumpulkan oleh Warta Sultra, sebanyak 46 sekolah di delapan kecamatan menjadi korban bencana ini. Salah satu diantaranya rusak akibat tertimpa pohon.

“SDN 1 Iwoikondo, Kecamatan Loea satu RKB (ruang kelas baru, red) tertimpa pohon, kondisinya cukup parah. Kejadian ini sudah kami sampaikan ke Kementerian Pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Koltim, Surya Hutapea kepada Warta Sultra, Rabu (19/6/2019).

Masalah lain yang timbul akibat bencana ini, ribuan buku pelajaran rusak dan ruang kelas tertutupi lumpur. Sehingga proses belajar mengajar menjadi terkendala. Sisi sosial lain mengakibatkan ratusan siswa kehilangan alat belajar.

“Tiga hari pasca banjir, guru dan siswa bergotong royong membersihkan lantai sekolah yang tergenang lumur. Untuk buku pelajaran yang rusak akibat terendam air juga akan diusulkan pengadaanya, sedangkan siswa yang harta bendanya hilang saat banjir, bisa datang ke sekolah memakai pakaian biasa,” jelas Surya Hutapea .

Untuk diketahui, bencana banjir yang terjadi di Koltim mengakibatkan 46 sekolah diantaranya 34 sekolah dasar (SD) dan 12 sekolaha menengah pertama (SMP) terendam. Kecamatan Ueesi dan Uluiwoi menjadi kecamatan dengan jumlah sekolah terbanyak terkena dampak bencana banjir dengan total 23 sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.