Acara Mosehe Wonua Mengawali Upacara Pembukaan HUT Konawe ke-59

WartaSultraIDMengawali Upacara Pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke-59 pada Minggu 3 Maret 2019, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe menggelar acara ‘Mosehe Wonua’. Acara tersebut diselenggarakan di Makam Kuburan Raja Lakidende, Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

Acara Mosehe Wonua ini bertujuan untuk memperbaiki hubungan sesama manusia, hubungan manusia denga alam dan hubungan manusia dengan sanghia (Allah).

Pada intinya jika ada kesalahan yang pernah terjadi dalam prosesi Mosehe Wonua ini setiap manusia khususnya masyarakat Kabupaten Konawe serta para pejabat akan berjanji untuk tidak mengulanginya. Sehingga semua diberikan keberkahan bahkan alam turut menjaga keberadaan manusia sehingga tidak terjadi mala petaka.

“Istilahnya kepada manusia kita saling memaafkan, kalau kepada Allah kita bertobat. Makanya Mosehe itu kita selenggarakan di pagi hari karena berharap umur panjang ketika matahari mulai menanjak, harapan terakhir kita juga selalu sehat dan mendapatkan rezeki yang halal,” ujar Bachruddin Lakoresa selaku Pemandu Adat Suku Tolaki saat ditemui di lokasi Makam Raja Lakidende, Minggu (3/3/2019).

Bachruddin Lakoresa menambahkan, dalam acara Mosehe Wonua ini ada juga acara pemotongan kerbau, tujuannnya kerbau tersebut dijadikan sebagai pengorbanan aturannya para pejabat saat kerbau tersebut akan dipotong ada tali yang disediakan setiap pejabat diharapkan untuk berpegang di tali itu.

“Kerbau ini kalau dalam istilah Bahasa Tolaki dinamakan persembahan atau perngorbanan kepada sanghia atau Allah sekaligus terhadap leluhur kita agar dosa atau kesalahan yang perna kita perbuat bisa terampuni,” pungkasnya.

Untuk diketahui, acara Mosehe Wonua tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Konawe, Kery Saipul Konggoasa dan Wakil Bupati Konawe, GuslinTopan Sabara, serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemda Konawe. Pemandu acara Mosehe dilaksanakan oleh Ruuke. (*WS)