Berhasil Membekuk Pelaku Pedofilia, Empat Anggota Kodim Kendari Mendapatkan Penghargaan dari Walikota

WartaSultraID—Walikota Kendari, Zulkarnain Kadir memberikan piagam penghargaan kepada empat anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1417/Kendari yang telah membantu penangkapan penculikan dan kekerasan seksual pada anak di bawah umur yang dilakukan oleh Adrianus Pattian.

Pemberian piagam penghargaan tersebut dilaksanakan di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1417/Kendari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya, Kasdim, para Komadan Rayon Militer (Danramil), para Pasi, serta para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 1417/Kendari.

Walikota Kendari sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh anggota TNI jajaran Kodim 1417/Kendari terhadap permasalah kasus seksual anak di bawah umur sehingga permasalahan tersebut dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.

“Kita mengambil hikmah dan mengambil sikap positif dalam setiap kejadian. Semoga peristiwa ini menjadikan kita lebih solid, menjadikan masyarakat Kendari lebih waspada dan kita sama-sama menjadi saksi bahwa kekompakkan pemerintah dan jajaran Kodim 1417/Kendari serta kepolisian kita dibuktikan sekali lagi hari ini,” ujar Sulkarnain Kadir dalam sambutannya,” Jum’at (3/5/2019).

Anggota Kodim 1417/Kendari yang mendapatkan piagam penghargaan dari Walikota Kendari diantaranya Dan Unit Intel, Lettu Inf. Dondo Mokodompit, Babinsa Koramil 10/Kota, Sertu Askari, Babinsa Koramil 12/Moramo, Serka Arbaing dan Babinsa Koramil 13/Poasia, Serma La ode Zahali.

Sementara itu, Dandim 1417/Kendari menyampaikan bahwa kedatangan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi di Kendari untuk menyerahkn bekas anggota TNI Yonif 725/Woroagi yakni Adrianus Pattian kepada Kepolisian Resort (Polres) Kendari.

“Kami memiliki tanggung jawab moril  kepada masyarakat kendari. Kita memiliki suasana kebatinan yang sama dengan masyarakat Kendari. Sehingga ini merupakan permasalahan kita semua. Itulah kemudian mengapa kami memutuskan membentuk tim untuk memburu pelaku pedofil tersebut,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.