Berikan Kenyamanan, Satgas Yonif 725/Woroagi Perbaiki Posyandu PTPN II Arsotami

WartaSultraID—Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 725/Woroagi Pos Kout yang dipimpin Wakil Komandan (Wadan) Satgas, Mayor Inf. Basuki Rahmat, S.Ag., membersihkan dan mengecat ulang bangunan Posyandu PTPN II Arsotami di Kampung Workwana, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, pada Minggu 28 Juli 2019.

Melihat kondisi posyandu yang kurang terawat kebersihannya, anggota Pos Kout yang dipimpin oleh Bintara Kesehatan (Bakes) Sersan Kepala (Serka) Haryanto melaksanakan pembersihan dan mempercantik tampilan Posyandu PTPN II agar terlihat bersih, rapih dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat.

Serka Haryanto mengatakan, untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan posyandu, maka dilakukan pengecatan ulang serta memperbaiki plafon hingga membuat taman dan membersihkan halaman sekitaran posyandu. Hal tersebut dilakukan agar saat masyarakat melaksanakan posyandu, mereka bisa merasa nyaman dengan lingkungan posyandu yang bersih dan rapih.

Masyarakatpun menyambut baik atas apa yang dilakukan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi, khususnya yang berada di Pos Kout. Seperti yang diungkapkan Susi Lestari salah satu Staf Pustu Workwana, ia katakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya anggota Satgas Yonif 725/Woroagi yang berada di Pos Kout.

“Berkat mereka (anggota Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi, red), posyandu ini jadi lebih nyaman dan bersih saat digunakan untuk posyandu,” ujar Susi melalui pers rilis yang diterima Warta Sultra, Minggu (28/7/2019).

Sementara itu, Dansatgas Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf. Hendry Ginting mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kepedulian Satgas Yonif 725/Woroagi untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dan balita yang melaksanakan posyandu.

“Di samping itu juga untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan kerapian di lingkungan sekitarnya,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.