BPS Sultra Catat Angka Kemiskinan di Sultra Menurun

WartaSultraID—Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat bahwa pada Maret 2019, angka kemiskinan turun menjadi 11,24 persen. Selama periode Maret 2016 hingga Maret 2019, jumlah penduduk miskin mengalami penurunan sebanyak 24.29 ribu orang.

“Yaitu dari 326.87 ribu orang pada Maret 2016 menjadi 302,58 ribu orang pada Maret 2019. Presentase penduduk miskin mengalami penurunan dari 12.88 persen menjadi 11.24 persen pada periode tersebut,” kata Kepala BPS Sultra, Mohammad Edy Mahmud saat melakukan konferensi pers di Kantor BPS Sultra, Senin (15/7/2019).

Ia menjelasakan, berdasarkan daerah tempat tinggal, selama periode Maret 2018 hingga September 2018, penduduk miskin di daerah pedesaan berkurang 8.89 ribu orang, sementara di daerah perkotaan bertambah 3.64 ribu orang.

Pada bulan Maret 2018, sebagian besar penduduk miskin berada di daerah pedesaan yakni 240.69 ribu orang dan pada bulan September 2018, penduduk miskin yang berada di daerah pedesaan berjumlah 231.80 ribu orang.

Ia sampaikan, persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan presentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

Selain harus mampu memperkecil jumlah penduduk miskin, kebijakan program penanggulangan kemiskinan juga sekaligus harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

Pada periode Maret 2018 hingga Maret 2019, indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan menunjukan adanya peningkatan.

Nilai indeks kedalaman kemiskinan naik dari 2.042 pada Maret 2018 menjadi 2.093 pada keadaan September 2018, kemudian naik kembali pada Maret 2019 dari 0.520 menjadi 0.548. Kemudian naik menjadi 0.585 pada periode Maret 2018 hingga Maret 2019.

“Tren peningkatan nilai kedua indeks ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin pada Maret 2018 hingga Maret 2019 cenderung bergerak menjauhi garis kemiskinan,” pungkasnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.