Bupati Koltim Siap Datangkan Pembeli Jika Warga Serius Membudidayakan Umbi Uwi

WartaSultraID—Bupati Kolaka Timur (Koltim) Tony Herbiansah dan Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Koltim, Surya Hutapea bersama sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lakukan kunjungan kerja (kunker) ke daerah pelosok Kecamatan Ueesi, Desa Tongauna dan Transmigrasi Unit Pemukiman Terpadu (UPT) Tongauna Koltim.

Kunker pada Senin 4 November 2019 ini untuk memastikan laju pengerjaan infrastruktur di daerah pelosok tersebut telah terlaksana sesuai rencana. Salah satunya pengerjaan infrastruktur jembatan dan perbaikan jalan selama melewati rute perjalanan.

Selain itu, Bupati Koltim juga mempunyai agenda menyerahkan bantuan ternak ke sejumlah warga Desa Tongauna dan warga transmigrasi di UPT Tongauna serta meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpadu untuk warga pelosok Tongauna.

Saat bertemu warga Tongauna, Tony Herbiansyah berkesempatan menyampaikan ke warga bahwa daerah pelosok yang berada di Desa Tongauna memiliki sumber daya alam yang belum dikelola maksimal oleh masyarakat, baik itu penduduk lokal maupun penduduk transmigrasi.

Padahal, lanjut Bupati Koltim, potensi SDA yang terkandung di dalamnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat ke depan.

“Sumber daya alam Kecamatan Ueesi, khususnya Desa Tongauna dan Unit Pemukiman Terpadu (UPT, red) Tongauna memiliki potensi yang melimpah dan gratis. Sehingga ada peluang dalam upaya menumbuhkan ekonomi masyarakat Tongauna agar lebih maju lagi,” ujar Tony Herbiasyah kepada warga, Selasa (5/11/2019).

Salah satu peluang yang menjanjikan kata Tony, yakni pembudidayakan umbi uwi yang menurut orang nomor satu Koltim ini, tanaman tersebut merupakan tanaman liar yang dapat dibudidayakan warga.

Menariknya lagi, sambung Tony, tumbuhan tersebut tumbuh liar di hutan Sulawesi khususnya di wilayah Tongauna.

“Jika warga serius membudidayakan tanaman ini, Pemerintah Daerah Koltim siap memfasilitasi dan memanggil pembeli tanaman ini setiap masa panen. Tanaman ini salah satu tanaman pendamping pangan yang telah dicanangkan pengembangannya oleh Kementerian Pangan,” pungkad Tony Herbiansyah. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.