Dikmudora Koltim Tingkatkan Pendidikan Melalui Pelatihan Sekolah Berbudaya Mutu

WartaSultraID—Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terus mengupayakan peningkatkan mutu pendidikan di setiap sekolah.

Kepala Dinas (Kadis) Dikmudora Koltim, Ir. Hj Surya Hutapea mengatakan, di era digital saat ini, input pendidikan yang harus diberikan kepada peserta didik harus memiliki kualitas dan mutu yang baik.

Maka dari itu, untuk mencapai tujuan tersebut, Dikmudora Koltim melakukan workshop sekolah berbudaya mutu, yang diikuti oleh kepala sekolah jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) tahun 2019.

“Salah satu untuk mencapai tujuan itu yakni dengan workshop ini,” kata Surya Hutapea kepada Warta Sultra, Jumat (18/10/2019).

Ia sampaikan, sekolah merupakan salah satu lembaga untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebagai bekal mereka dalam menghadapi masa depan yang kian kompetitif.

Pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang mampu dikuasai secara utuh dan menyeluruh dinamakan dengan kompetensi. Menurutnya, perkembangan IPTEK dan semakin ketatnya kompetisi di era global melahirkan konsekuensi sekolah wajib meningkatkan mutu.

Persaingan antar sekolah pun menjadi pendorong untuk meningkatkan mutu. Mutu mengandung makna derajat atau tingkat keunggulan suatu kinerja atau upaya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak.

Ia menyebutkan bahwa mutu sekolah meliputi tiga hal yaitu, mutu input yakni segala hal yang diperlukan untuk berlangsungnya pembelajaran, seperti guru, siswa, bahan ajar, dan sarpras. Lalu mutu proses yakni kegiatan pembelajaran dan perubahan tingkah laku siswa. Dan mutu output yakni prestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik.

“Membangun mutu sekolah di Kolaka Timur perlu diawali dengan membangun mutu input, utamanya mutu guru, karena guru merupakan sosok yang sangat penting dalam pembelajaran. Dengan kata lain, mutu pembelajaran akan sangat tergantung dari mutu gurunya. Ketika kompetensi guru mumpuni, mampu mengelola pembelajaran dengan baik, maka tentunya akan melahirkan lulusan yang berkualitas,” pungkasnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.