Dilaporkan Kasus Pemalsuan Dokumen, Fera Damayanti Bantah Terbitkan SPK Palsu

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kuasa Hukum PT. Bososi Pratama, Fatahillah melaporkan kasus pemalsuan surat perintah kerja (SPK) ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin 28 Januari 2019.

Dalam aduannya, Fatahillah melaporkan seorang pengacara bernama Fera Damayanti (FR) karena diduga menerbitkan SPK untuk melakukan kegiatan eksplorasi dalam hal ini adalah pengeboran sebanyak tujuh belas titik dengan total kedalaman 425 meter untuk PT. Celebes Litho Jaya (CLJ) dengan mengatas namakan PT. Bososi Pratama.

Dikonfirmasi terkait laporan Fatahillah itu, Fera Damayanti melalui kuasa hukumnya, Hasrun membantah terkait hal tersebut. Ia menjelaskan, kliennya menerbitkan SPK sesuai dengan kewenangannya.

Hasrun menjelaskan, hingga saat ini, Fera Damayanti masih resmi menyandang jabatan sebagai Direktur Operasional di PT. Bososi Pratama. Hal itu dibuktikan dengan surat keputusan Direktur PT. Bososi Pratama Nomor 04/SK/BP/IX/2017 tentang Pengangkatan Struktural Fera Damayanti sebagai Direktur Operasional.

“Sampai hari ini, SK yang mengatakan Fera Damayanti masih menjabat sebagai Direktur Operasional di PT. Bososi Pratama. Surat ini masih legal dan tidak bisa dibatalkan,” ungkap Hasrun kepada Warta Sultra saat ditemui di Rumah Makan MGM yang berlokasi di Jalan Kapten Pierre Tendean Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (29/1/2019).

Hasrun menegaskan bahwa akan melakukan upaya-upaya hukum, dalam hal ini akan melaporkan Fatahillah selaku oknum yang mengatas namakan kuasa hukum PT. Bososi Pratama.

Sebab, Hasrun menilai, pelaporan dugaan pemalsuan SPK yang dilakukan Fatahillah tidak benar. Selain itu, kliennya juga merasa telah dicemarkan nama baiknya karena namanya disebut-sebut di beberapa media online.

“Kami akan melakukan pelaporan balik dugaan pelanggaran Undang-Undang IT yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut,” pungkasnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.