Dua Calon Jamaah Haji Koltim Mengundurkan Diri

WartaSultraID—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) telah melaksanakan kegiatan manasik bagi para calon jamaah haji tahun ini, yang dilaksanakan selama sepuluh hari di Tirawuta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan prakeberangkatan calon jamaah haji asal Koltim yang akan berangkat ke tanah suci pada 24 Juli mendatang.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Koltim, Muhamad Askar mengatakan, kegiatan prakeberangkatan calon jamaah haji asal Koltim telah dilakukan sesuai petunjuk pelaksanaan keberangkatan haji tahun ini.

Muhamad Askar menerangkan bahwa salah satu kegiatan yang wajib dilakukan sebelum berangkat yakni proses manasik haji. Manasik ini wajib dilakukan oleh calon jamaah haji, sebab prosesi ini para calon jamaah haji akan dibimbing dan diajarkan tentang praktek pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya.

Selain itu, calon jamaah haji juga belajar praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci agar memudahkan proses ibadah haji ketika di Mekkah.

Kepala Seksi PHU Kemenag Koltim ini menambahkan, semua calon jamaah haji juga diberikan bimbingan materi dan pengetahuan hingga praktek berhaji.

“Allhamdulilah kegiatan manasik haji telah kami laksanakan dan dalam waktu dekat ini, Kemenag Koltim akan membagikan koper calon jamaah haji untuk digunakan saat keberangkatan nanti,” kata Muhamad Askar kepada Warta Sultra, Selasa (2/7/2019).

Untuk jumlah calon jamaah haji asal Koltim, tambah Muhamad Askar, semua berjumlah 128 calon haji, akan tetapi terdapat dua calon jamaah haji yang batal berangkat disebabkan kondisi kesehatan.

“Jumlah seluruhnya itu 128, tapi yang berangkat hanya 126. Ini dikarenakan dua orang calon jamaah batal berangkat, disebabkan kondisinya sedang mengandung (hamil, red). Sehingga dua orang ini memilih mundur,” pungkasnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.