Heboh Penggerebekan Rumah di Jalan Chairil Anwar, Berikut Sosok JWSL yang Diamankan Polres Kendari

Sejak Kamis siang (7/2/2019), warga Jalan Chairil Anwar Kendari dihebohkan dengan adanya penggerebekan di rumah JWSL. Menurut tetangga yang bersangkutan, penggerebekan dilakukan oleh anggota Polres Kendari tersebut berdasarkan laporan warga, karena JWSL diduga sering nyabu (mengkonsumsi narkotika jenis shabu) di dalam rumahnya.

Menurut pemilik warung yang tak jauh dari rumah JWSL, proses penggerebekan berlangsung cukup lama karena JWSL enggan dibawa ke kantor polisi.

“Malam sekitar pukul 18.30 WITA Pak JWSL dan beberapa temannya baru bisa dibawa ke kantor polisi, Kapolres Kendari juga turun tangan,” jelas pemilik warung, Kamis malam (7/2/2019).

Selain pemilik warung, salah satu sahabat JWSL turut memberikan keterangan kepada Warta Sultra. Menurut sahabat yang enggan ditulis namanya tersebut, JWSL adalah seorang sahabat yang baik.

“Keseharian JWSL mengelola rumah kos warisan orang tuanya yang letaknya bersebelahan dengan rumah tinggalnya,” jelas sahabat tersebut.

Selain bersahabat, ia juga merupakan rekan bisnis JWSL. BIsnis yang dijalankan oleh mereka adalah sebuah Organizer dimana dalam bisnis tersebut, JWSL meminjamkan alat musik yang ia miliki untuk dijalankan dalam bisnis tersebut.

Terkait penggerebekan yang terjadi di rumah JWSL, menurut Daud selaku saudara, JWSL bukanlah bandar, ia hanya pemakai.

“Barang bukti dalam hal ini shabu yang ditemukan senilai 200 ribu. Selain barang bukti tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan alat isap,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, JWSL dibawa ke kantor polisi bersama lima orang temannya, dan menurutnya, salah satu dari mereka masih dibawah umur.

“Lima orang tersebut sebelum penangkapan sedang memperbaiki mobil milik JWSL. Salah satu dari lima orang tersebut masih dibawah umur,” lanjutnya.

JWSL merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, JWSL tinggal sendirian di rumah milik orang tuanya yang sudah meninggal sambil mengelola rumah kos. Hal senada juga disampaikan oleh pemilik warung depan rumah JWSL. Secara ekonomi, JWSL tergolong mampu.

“Pak JWSL tergolong orang ekonomi menengah ke atas lah,” pungkas pemilik warung. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.