ISMAPETI Bersama BEM FPt UHO Bekali Mahasiswa dengan “Soft Skill and Hard Skill” Menuju Indonesi Maju

WartaSultraID—Dalam rangka meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam dunia peternakan, Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) wilayah V bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan (FPt) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar kuliah umum dengan mengangkat tema “Mempersiapkan Generasi Milenial Peternakan dengan Soft Skill and Hard Skill Menuju Indonesi Maju”.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 4 November 2019 yang bertempat di Gedung Aula FPt UHO yang secara resmi dibuka langsung oleh Dekan FPt UHO, Dr. Ir. Ali Bain, M.Si dan diikuti oleh sebanyak 85 peserta yang terdiri dari dosen FPt-UHO dan mahasiswa dengan menghadirkan Direktur Utama PT. Bintang Sejahtera Bersama, Dr. Ir Syarir Akil sebagai pemateri.

Ali Bain dalam sambutannya mengatakan bahwa selaku pimpinan fakultas, akan selalu mendukung kegiatan kelembagaan mahasiswa selama kegiatan tersebut memiliki dampak yang positif.

“Melalui kegiatan seperti ini, saya mengharapkan kepada seluruh peserta kuliah umum dapat mengambil ilmu yang banyak dari pemateri. Hard skills dan soft skills sama pentingnya dalam melakukan pekerjaan. Tuntutan zaman di generasi 4.0 ini mengharuskan seorang individu untuk memiliki hard skill dan soft skill yang mumpuni dan sama-sama berkembang dengan baik,” ujar Dekan FPt UHO, Senin (4/11/2019).

Sementara itu, Syahril Akil menjelaskan bahwa seiring bertambahnya jumlah penduduk serta kurangnya lapangan kerja, maka mahasiswa dituntut untuk dapat meningkatkan hard skill (keterampilan keras) dan soft skillnya (keterampilan lunak) dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Hard skill sangatlah penting untuk dikembangkan, karena kemampuan seseorang untuk melakukan sebuah pekerjaan dengan baik dan benar adalah tergantung bagaimana hard skill yang ia miliki. Kendati demikian, soft skill juga merupakan aspek yang sangat penting,” jelas Direktur Utama PT. Bintang Sejahtera Bersama ini.

Lebih lanjut, Syahril Akil mengatakan, sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja, tetapi juga cekatan dalam aspek soft skill. Soft skill sebagai keterampilan hidup yang sangat menentukan keberhasilan seseorang, yang wujudnya antara lain berupa kerja keras, eksekutor, jujur, visioner, dan disiplin.

“Dunia kerja percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skill-nya. Hampir semua perusahaan dewasa ini mensyaratkan adanya kombinasi yang sesuai antara hard skill dan soft skill, apapun posisi karyawannya,” paparnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.