Kondisi Jalan di Pasar Panjang Rusak Parah, Pemkot Seolah Tutup Mata

WartaSultraID—Kondisi jalan yang berada di Pasar Panjang Kendari saat ini rusak parah. Bahkan pada saat musim panas, debu berterbangan dan sangat mengganggu aktifitas masyarakat.

Pantauan Warta Sultra, Sabtu 22 Juni 2019 di lokasi baik badan jalan dan bahu jalan sangat memprihatinkan. Bahkan para pengendara sesekali melawan arus karena kondisi jalan berlubang yang diameternya bervariasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari seolah-olah menutup mata dengan kondisi jalan yang berada di Pasar Panjang Kendari tersebut. Kerusakan jalan ini sepanjang kurang lebih satu kilo meter.

“Jalanan ini sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak untuk dilalui. Apalagi jalan seperti ini ada di tengah kota. Sedangkan saja jalanan di kampung-kampung boleh dikata tidak ada lubang jalan sedalam ini,” kata Amir (30) kepada Warta Sultra saat ditemui di lokasi, Sabtu (22/6/2019).

Laki-laki yang berprofesi sebagai tukang ojek di Pasar Panjang selama empat tahun lamanya ini mengaku, dampak kondisi jalan yang rusak parah ternyata dirasakan bukan hanya pengunjung Pasar Panjang, tetapi dirasakan para pengendara yang melintasi jalan tersebut.

“Apalagi kalau sudah hujan, lubang jalan itu tertutup air, kan akhirnya tidak jarang orang kecelakaan. Mereka yang melintasi jalan ini untuk pergi kerja atau pulang kerja juga,” jelas Amir.

Tidak hanya itu, kondisi jalan yang rusak parah ini juga dirasakan oleh penjual pakaian di Pasar Panjang, sebut saja Heri (23). Ia mengatakan bahwa jika musim panas tiba, debu yang berterbangan melengket di pakaian yang ia jual.

“Iya memang saya merasakan juga dampakya dengan kondisi jalan begini. Apalagi sudah panas matahari, debunya itu melengket di pakaian yang saya jual, akhirnya cepat kotor,” kata Heri.

Selain mengotori pakaian, penghasilan pedagang pakaian ternyata mempengaruhi pendapatan para penjual. Mereka berharap kepada Pemkot Kendari agar segera memperbaiki jalan tersebut. Karena para pedagang mengaku, selama jalan rusak parah, penghasilan mereka berkurang.

“Memang selama jalan ini rusak, pembeli juga jarang dan penghasilan saya berkurang, bedah waktu jalanan ini bagus. Mudah-mudahan pemerintah ada kesadaran untuk segera memperbaiki jalan ini,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.