Korem 143/HO Menggelar Upacara Pembukaan Latihan Gabungan Karhutla

WartaSultraID—Komando Resort Militer (Korem) 143/HO Kendari menggelar upacara pembukaan Latihan Terpadu Penanggulangan Bencana Alam (latgulbencal) Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla). Upacara tersebut dilaksanakan di Makorem 143/HO, Senin (28/10/2019).

Dalam amanatnya, Danrem 143/HO, Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto mengatakan, Latgulbencal karhutla yang akan dilaksanakan selama lima hari ke depan mulai tanggal 28 Oktober 2019 ini diharapkan meningkatkan kemampuan teritorial

“Ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan teritorial dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan penanggulangan bencana alam karhutla dengan unsur pemda dan BPBD di wilayah Provinsi Sultra,” ujar Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto melalui pers rilis Penerangan Korem (Penrem) 143/HO yang diterima Warta Sultra, Senin (28/10/2019).

Danrem mengungkapkan bahwa latihan yang dilaksanakan tersebut mengangkat tema “Korem Melaksanakan Tugas Bantuan kepada Pemerintah Daerah di Wilayah Provinsi Sultra Tahun 2019 dalam Rangka Menanggulangi Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)”.

Kolonel Inf. Yustinus menjelaskan, Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan daerah rawan bencana kebakaran hutan dan lahan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan semua Satgas penanggulangan bencana untuk meminimalisir atau membantu korban yang ada.

Latihan tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan metode drill teknis dan drill taktis dengan pasukan, satu pihak dikendalikan yang melibatkan seluruh personel TNI, Polda Sultra serta unsur-unsur perkuatan dari pemerintah daerah.

Ia katakan, latihan ini akan dapat berjalan dengan bailk apabila dilakukan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi dengan seluruh stake holder yang terlibat dalam penanggulangan bencana alam serta dapat menciptakan realisme latihan yang sesungguhnya.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, maka dalam latihan ini akan diberikan beberapa poin materi serta prosedur hubungan komandan dan staf mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran yang meliputi, analisa tugas pokok, rencana sementara, petunjuk perencanaan, perkiraan keadaan, keputusan dan konsep operasi, pemberian perintah operasi serta komando dan pengendalian dalam dinamika operasi,” papar Danrem 143/HO.

Ia menambahkan, pedomani tehnik penyelenggaraan latihan dan standar operasional prosedur (SOP) yang ada serta laksanakan improvisasi dan inovasi terhadap sarana, prasarana latihan yang tersedia di satuan guna kelancaran pelaksanaan latihan ini. Perhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materil selama pelaksanaan latihan. Demikian Penerangan Korem 143/HO mengakhiri rilisnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.