Kuasa Hukum: Setelah Pemberkasan, Tie Saranani Kembali ke Rumah Sambil Menunggu Sidang

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa Titin Suryani Saranani atau biasa dikenal dengan Tie Saranani bersama kuasa hukumnya mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Selasa 15 Januari 2019.

Kedatangan Tie Saranani di Kejati Sultra guna mempermudah proses tahap dua atas kasus yang menimpanya terkait dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dilaporkan oleh Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Zamrun Firihu.

Pada hari ini 16 Januari 2019, Tie Saranani dikawal oleh tim kuasa hukumnya kembali mendatagi Kantor Kejati Sultra untuk tahap dua guna mempermudah jalannya proses hukum. Pantauan Warta Sultra di lokasi, Tie Saranani tiba di Kejati Sultra sekitar pukul 10.30 WITA.

Dr. HC. Fatahillah, SH mengatakan bahwa pemeriksaan kepada Tie Saranani berjalan dengan lancar. Setelah proses tahap dua ini dilakukan, maka selanjutnya pihaknya menunggu proses pelimpahan dari Kejati Sultra.

“Proses pemeriksaan kepada Ibu Tie Saranani berjalan dengan lancar. Jadi ini kami harapkan juga agar semua berjalan lancar,” kata Fatahillah kepada Warta Sultra saat ditemui di Kejati Sultra, Rabu (16/1/2018).

Setelah dilakukan pemeriksaan selama kurang lebih satu jam, Kejati Sultra melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari guna dilakukan proses hukum lebih lajut. Pantauan Warta Sultra di Kejaksaan Negeri Kendari, Tie Saranani langsung memasuki ruangan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kendari.

Usai pemeriksaan di Kejari Kendari, Fatahillah mengatakan bahwa saat pemeriksaan, Kejari Kendari sempat mengeluarkan berita penahanan kepada Tie Saranani, namun setelah dicek oleh tim kuasa hukum, pihak Kejari Kendari beralasan salah mengetik surat.

“Jadi tadi mereka (pihak Kejari Kendari, red) koordinasi terkait dengan kesalahpahaman terkait munculnya berita penahanan. Tapi ternyata pihak Kejari salah administrasi saja, tapi mereka sudah koordinasi dengan kami,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada penahanan kepada Tie Saranani karena pasal yang menjerat Tie Saranani tidak memenuhi syarat. Lebih lanjut Fatahillah mengatakan, setelah tahap dua ini, Tie Saranani akan kembali di rumahnya.

“Setelah tahap dua ini atau pemberkasan, mau tidak mau Titin harus pulang ke rumahnya untuk istrahat sambil menunggu proses sidang yang akan datang. Mungkin sifatnya hanya wajib lapor saja,” paparnya. (*SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.