Menteri Agama Meminta Penyebutan Hari Raya Nyepi Diganti Hari Suci Nyepi

Puan Maharani selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyepakati hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020. Dalam kesepakatan tersebut, disepakati bahwa tahun 2020 terdapat 16 hari libur dan 4 hari cuti bersama.

Kesepakatan ini dicapai usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020 yang dipimpin oleh Menko PMK, Puan Maharani, Selasa pagi (27/8/2019) di ruang rapat menteri lantai 1 Gedung Kemenko PMK, Jakarta.

Berita terkait: Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020

Hadir dalam rapat tersebut, Menteri PAN RB, Menteri Agama, dan Menteri Ketenagakerjaan. Menko PMK dalam rapat diketahui terlebih dulu meminta persetujuan dan pandangan para menteri yang hadir terkait usulan libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 ini.

“Para menteri pada prinsipnya menyetujui usulan libur nasional dan cuti bersama ini, hanya Menteri Agama yang meminta agar ke depan untuk penyebutan Hari Raya Nyepi untuk Umat Hindu diganti menjadi ‘Hari Suci Nyepi,” jelas Puan Maharani, sebagaimana dikutip Warta Sultra dari situs resmi Kemenko PMK, Rabu (28/8/2019).

Puan menjelaskan kesepakatan libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 ini mempertimbangkan Peraturan Pemerintah No. 24 tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Sipil Negara, Keputusan Presiden No. 3 Tahun 1983 tentang Perubahan Atas Kepres 251/1967 tentang Hari Libur Nasional sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keppres No. 10 Tahun 1971, dan Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara. (*WS)

Sumber foto: Kemenkopmk Go Id