Pangdam XIV/Hasanuddin Tekankan TNI Harus Netral dalam Pemilu 2019

WartaSultraID—Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa usai memastikan kesiapan Satgas Pengamanan (PAM) Pemilu 2019 di Yonif 725/Woroagi, Pangdam XIV/Hasanuddin (Pangdam XIV/Hsn), Mayjen TNI Surawahadi didampingi Kol. Inf. Yustinus Nono Yulianto selaku Danrem 143/HO menuju Kabupaten Muna dengan mengendarai kapal cepat melalui Pelabuhan Artha Graha pada Rabu sore (10/4/2019).

Berita Terkait: Usai Pastikan Kesiapan Satgas PAM Pemilu 2019 di Kendari, Pangdam XIV/Hsn Lanjutkan Kunjungan ke Muna

Setelah menikmati perjalanan laut selama kurang lebih 3 jam, Pangdam XIV/Hsn bersama Danrem 143/HO dan rombongan tiba di Pelabuhan Nusantara, Kota Raha, Kabupaten Muna, pada pukul 18.10 WITA, disambut langsung oleh Letkol Inf Febi Triandoko, M.Si selaku Dandim 1416/Muna, Kasdim 1416/Muna, Mayor Inf Prasetya, para Perwira Staf dan para Danramil Kodim 1416/Muna, Ketua KPU Kabupaten Muna, Kubais, Ketua Bawaslu Muna , Al Abzal Naim, Ketua KPU Muna Barat, Awaludin Usa, Ketua KPU Buton Utara, Hasrudin, SE dan para pejabat Pemda Kabupaten Muna.

Kegiatan Kunker Pangdam XIV/Hsn dilanjutkan dengan memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 1416/Muna di Aula Makodim 1416/Muna. Dalam pengarahannya Pangdam memberikan beberapa penekanan. Diantaranya, memerintahkan seluruh personel jajaran Kodim 1416/Muna harus siap menjaga keamanan Pemilu serentak 2019.

“Dengan cara yang solid dan bekerja sama serta bersinergi kepada kepolisian dan pemda setempat dalam rangka untuk menyukseskan Pemilu serentak 2019. Strategi pengamanan yang paling utama dalam pelaksanaan pemilu adalah menjalin sinergitas dengan pihak-pihak terkait,” sambung Pangdam XIV/Hsn dalam arahannya, Rabu malam (10/4/2019).

Pangdam XIV/Hsn juga meminta kepada anggota jajaran Kodim 1416/Muna untuk mengedepankan langkah-langkah proaktif dan preventif dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Sehingga Pemilu 2019 berlangsung aman, damai, lancar, kompetensi sehat dan tidak mengorbankan konflik yang menyebabkan perpecahan dan kesatuan bangsa.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 bahwa TNI tidak terlibat dalam politik praktis, saya pastikan bahwa TNI netral. Kami ke sini untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Muna, Kabupaten Muna Barat dan Kabupaten Buton Utara,” jelasnya.

Usai mengarahkan seluruh prajurit jajaran Kodim 1416/Muna, Pangdam XIV/Hsn yang didampingi Danrem 143/HO bersama rombongan bersulaturahmi dengan Bupati Muna, LM. Rusman Emba, S.T. (*WS)