Pedagang dan Pengunjung Pasar Cibinong Keluhkan Rumitnya Akses Masuk dan Keluar

Pasar Cibinong adalah pasar tradisional yang berdiri sejak 1985. Nasir, salah satu pedagang di Pasar Cibinong yang menjadi saksi perkembangan pasar tradisional yang berada di Jalan Raya Mayor Oking 3 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) ini.

Pengakuan Nasir kepada Warta Sultra, ia telah berdagang di Pasar Cibinong selama 25 tahun. Nasir menjajakan sayur mayur setiap harinya. Pengalaman selama 25 tahun membuat Nasir paham betul pahit manis sebagai pedagang sebelum dan setelah Pasar Cibinong direvitalisasi.

Nasir menambahkan, Pasar Cibinong yang sekarang memang lebih nyaman karena bersih dan rapi tapi masalah jumlah pembeli, sangat berkurang. Ia pun mengaku, penghasilannya jauh berkurang. Berkurangnya jumlah pengunjung atau pembeli, menurut Nasir dikarenakan sulitnya akses masuk ke pasar.

“Akses masuk pasar sulit karena ada dua pintu, yang pertama dari Jalan Raya Mayor Oking, sedangkan pintu kedua dari Jalan Raya Bogor.,” jelas Nasir, Minggu (8/9/2019). Selain itu, keberadaan anak tangga yang kurang tepat guna karena banyak dimanfaatkan pedagang keliling musiman. 

Sungguh pun demikian Nasir tak menampik bahwa revitalisasi pasar tetap memberikan dampak positif dalam daya saing dengan pasar modern karena fasilitasnya lengkap.

“Ada mushola, wc umum, serta tempat parkir yang aman. Keamanan bagi pedagang dan pengunjung atau pembeli terjamin,” lanjut Nasir.

Nasir melanjutkan, kelengkapan fasilitas tersebut sangat dibutuhkan oleh pedagang dan pembeli atau pengunjung. Tetapi yang paling dibutuhkan pedagang tetaplah jumlah pembeli yang banyak sehingga kemungkinan dagangan laku atau laris manis semakin besar.

Baca juga: Usai Revitalisasi, Pasar Cibinong Makin Bersih dan Rapi tapi Kurang Pembeli

Ditemui di tempat yang sama, Nia, salah satu pengunjung Pasar Cibinong menyampaikan, setelah revitalisasi, pengunjung semakin nyaman karena rapi, bersih, dan tempat parkir aman. Ia merasa lebih nyaman berbelanja ke Pasar Cibinong yang sekarang dibandingkan yang lama.

“Nyaman sekarang karena sudah tidak becek, sekarang sudah bersih dan rapi,” ujar Nia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Adi, salah satu warga Cibinong yang selama ini setia berbelanja di Pasar Cibinong. Menurunya, sekarang semuanya jauh lebih baik. Tapi, senada dengan Nasir, Adi mengeluhkan akses masuk dan keluar pasar yang menurutnya rumit.

“Sudah nyaman kondisinya sekarang, tapi akses masuk dan keluarnya rumit tidak semudah dulu,” tutur Adi. Dan berharap semua pihak terkait dapat memperbaiki masalah ini. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.