Pengarahan Danrem 143/HO kepada Personel Yonif 725/Woroagi yang Kembali dari Tugas

WartaSultraID—Bertempat di Markas Komando (Mako) Yonif 725/ Woroagi, Desa Rambu-Rambu Jaya, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 143/HO, Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si menggelar apel pengarahan dalam rangka memberikan arahan kepada anggota Yonif 725/Woroagi yang kembali dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia (RI)-Papua New Guinea (PNG).

Sebelum memberikan pengarahan, Danrem 143/HO mengungkapkan tentang dirinya yang tidak sempat ikut dalam penjemputan kedatangan Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi di Pelabuhan Bungkutoko beberapa hari yang lalu.

“Kemarin pas melaksanakan tugas dinas ke Jakarta, sehingga saya tidak bisa menjemput. Pada saat kalian datang, saya sangat ingin sekali ada di sana (Pelabuhan Bungkutoko, red), akan tetapi karena tugas yang tidak bisa saya tinggalkan, saya harus berangkat ke Jakarta dan sekarang baru sempat untuk bertemu dengan kalian,” ujar Danrem melalui pers rilis Penerangan Korem (Penrem) 143/HO yang diterima Warta Sultra, Minggu (1/9/2019).

Dalam pengarahannya, Danrem 143/HO mengungkapkan, selama melaksanakan tugas, Satgas Yonif 725/Woroagi bisa berhasil dengan baik. Yustinus Nono Yulianto ikut berduka terkait dengan beberapa anggota Yonif 725/Woroagi yang hingga sekarang ini belum ditemukan. Ia berharap, anggota Satgas Yonif 725/Woroagi yang berjumlah lima orang tersebut bisa ditemukan keberadaannya.

Terkait dengan media sosial, Danrem 143/HO menekankan bahwa dalam berkomentar di media sosial, agar tidak mengandung ajakan negatif serta membuat berita hoax atau berita bohong, yang dimana hal tersebut mampu membuat keresahan bagi masyarakat masyarakat.

“Terkadang di grup itu teman-teman kalian sering membagikan berita-berita yang tidak benar dan sebagainya, dan itu jangan kalian lanjutkan. Hati-hati karena banyak pejabat-pejabat yang dicopot jabatannya hanya karena membuat komentar-komentar yang tidak perlu dan juga banyak yang salah. Sehingga dapat menimbulkan keresahan di dalam masyarakat. Dan juga tolong, dalam bermedia sosial, mengomentari sesuatu harus hati-hati, bila perlu tidak usah mengomentari kalau ada berita yang tidak benar, langsung dihapus dan jangan bagikan kemana-mana, cukup kalian tahu,” jelasnya.

Danrem 143/HO juga mengingatkan agar menjaga kebersihan, kekompakkan dan saling mengingatkan satu sama lain. Lakukan pembinaan fisik yang baik apabila tidak mahir menembak dan tidak mahir perang.

“Saya minta hanya satu hal saja kepada kalian yaitu disiplin,” pungkas Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto.

Apel pengarahan tersebut dihadiri oleh Danyonif 725/Woroagi, Letkol Inf. Hendry Ginting, Pasi I, Lettu Inf. Puad, Pasi I, Lettu Inf. Sulhan, Pasi Pers, Lettu Inf. Salfanus Sembiring, S.H., Dankima, Kapten Darululung, Danki A, Lettu Umam Mustaqim, Danki B, Kapten Isnadi Edi Daawan, Danki C, Lettu Herman, Kakorum, Kapten Inf. Taslim, para prajurit Yonif 725/Woroagi. Demikian Penrem 143/HO mengakhiri rilisnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.