Peran Penting Media Sosial Memerangi Peredaraan Narkoba

WartaSultraID—Peradaraan narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat memprihatinkan. Bayangkan saja,walaupun pengedar narkoba sudah dicap sebagai tersangka bahkan sudah masuk bui sekalipun akan tetapi masih leluasa dalam melakukan transaksi jual beli barang haram tersebut.

Untuk memutuskan rantai dari barang haram ini, diharapkan pihak berwenang mampu menyebarluaskan bahaya dan dampak jika seseorang menggunakan obat terlarang tersebut. Untuk menyerbarluaskan bahaya narkoba bukan hanya menjadi tugas Badan Narkotika Nasional (BNN), akan tetapi semua kalangan masayarat tentunya diharapkan bisa berkontribusi dalam memerangi narkoba.

Banyak cara untuk memerangi narkoba yakni bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun sosialisasi melalui media sosial, entah itu dalam bentuk tulisan maupun dalam bentuk gambar atau karikatur. Sosialisasi bahaya narkoba melalui media sosial sangatlah efektif. Mengingat sekarang ini hampir semua kalangan masyarakat khususnya kaum milenial tidak bisa terlepas dari gadget.

Melihat pengguna media sosial di Indonesia tahun 2019, dalam laporan “Digital Around the World 2019” bahwa dari total 268,2 juta penduduk di Indonesia, 150 juta diantaranya menggunakan media sosial.

Dengan demikian, media sosial menjadi tonggak utama dalam penyebaran informasi tentang bahaya narkoba. Kerena, selain mudah diakses media sosial juga dapat digunakan kapan dan dimana saja selagi masih memiliki koneksi internet. Sosialisasi bahaya narkoba di media sosial sangatlah tepat, karena hampir seluruh masayarat menggunakan barang teknologi ini hampir setiap harinya.

Indonesia merupakan negara hukum, untuk itu penggunaan narkoba tidak terlepas dari konsekuensi tergantung pada jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku. Dalam aturan hukum yang berlaku di Indonesia bahwa pengguna maupun pengedar diberikan hukuman penjara sesui dengan Undang-Undang yang berlaku.

Namun dengan hukuman tersebut, bagi para pelaku tidak juga ada juga efek jera. Oleh karena itu, diharapakan pemerintah lebih berat lagi dalam memberikan sanksi bagi para pengguna maupun pengedar narkoba. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.