Pererat Hubungan Baik dengan Masyarakat Perbatasan, Satgas Yonif 725/Woroagi Lakukan Anjangsana

Dalam rangka menjalin dan mengoptimalkan komunikasi sosial (komsos) Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI-PNG Yonif 725/ Woroagi terhadap komponen masyarakat dengan harapan pelaksanaannya dapat mencapai hasil yang optimal sesuai dengan tujuan yaitu terciptanya kemanunggalan TNI dan rakyat.

Seperti yang dilakukan oleh Lettu Inf Herman selaku Komandan Pos Yuruf yang sedang melaksanakan anjangsana bersama enam orang anggotanya di rumah Ibu Regina di Kampung Yuruf Distrik Yafi Kabupaten Keroom pada Selasa 12 Februari 2019.

Melalui pers rilis Dansatgas Yonif 725/Woroagi, Letkol Inf Hendry Ginting S, S.I.P yang dieterima Warta Sultra, Selasa (12/2/2019), Lettu Inf Herman mengungkapkan bahwa tugas Satgas yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan adalah dengan cara komunikasi sosial.

“Hal ini penting untuk dilakukan demi menjaga hubungan yang harmonis antara TNI dengan masyarakat. Dengan mendatangi, berkunjung dan berkomunikasi bersama warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat lainnya,” ujarLettu Inf Herman.

Komunikasi soasial ini disambut baik oleh masyarakat salah satunya Ibu Regina. Ia mengatakan bahwa dengan kegiatan yang dilakukan oleh anggota Satgas tersebut masyarkat setenpat merasa aman dari ancaman orang-orang tidak bertanggungjawab.

“Kami sangat senang dengan apa yang dilakukan oleh bapak-bapak TNI. Itu membuat kami (masyarakat, red) merasa aman dari gangguan oknum-oknum yang hanya mementingkan kepentingan pribadi,” kata Regina.

Dengan demikian, Lettu Inf Herman berharap kepada masyarakat selalu berdampingan agar mau melaporkan setiap perkembangan yang terjadi di daerahnya. Setiap prajurit merupakan badan pengumpul keterangan yang selalu menerapkan deteksi dini dan cegah dini.

Dengan metode anjangsana seperti inilah kedekatan dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dapat terjalin dengan baik sehingga sasaran kegiatan pembinaan teritorial (Binter) Sat Non Kowil dapat tercapai dengan optimal. Demikian Dansatgas mengakhiri rilisnya. (*WS)