Polisi Amankan Tiga Tersangka Ilegal Loging di Konawe, Satu Diantaranya Oknum PNS

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Tindak Pidana Terpadu (Tipiter) bersama Tim Khusus (Timsus) Polres Konawe yang dipimpin IPTU Rachmat Zam Zam, SH, berhasil mengamankan tiga orang yang diduga tersangka ilegal loging diantaranya Juanda (42) warga Desa Momea, Kecamatan Tonggauna, Drs. Ahmad Tanga (54) warga Kelurahan Puunaha, Kecamatan Unaaha, dan Lukman (26) warga Desa Momea, Kecamatan Tongauna , Kabupaten Konawe.

Ketiga tersangka ilegal loging tersebut diamankan pada Minggu 3 Februari 2019 sekitar pukul 22.00 WITA. Juanda dan Lukman diketahui berasal dari kampung yang sama Desa Momea, Kec.Tongaun, Juanda bekerja sebagai sopir mobil. Sedangkan Drs. Ahmad Tanga berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe.

Kapolres Konawe, AKBP. Muh Nur Akbar, SH., SIK., MH, melalui Kasat Reskrim, IPTU Rachmad Zam Zam menjelaskan bahwa pada Minggu 3 Februari 2019 pihaknya melakukan penyelidikan ilegal loging di wilayah hukum Polres Konawe, tepatnya di Desa Waworoda Jaya, Kecamatan Tongauna.

Saat melakukan penyelidikan, pihaknya menmukan mobil truck damping merek Toyota Dyna 130 HT dengan nomor Polisi DT 9184 FE warna merah sedang memuat kayu jenis rimba campuran berjumlah 36 batang yang tidak dilengkapi dokumen hasil hutan kayu.

Di lokasi yang sama, pihaknya juga menemukan kayu sebanyak 405 batang tanpa dokumen atau surat keterangan sah hasil hutan kayu dari instansi terkait. Mobil truk yang digunakan untuk mengangkut kayu dengan jumlah total sebanyak 441 batang juga tidak dilengkapi dengan dokumen.

“Sopir beserta mobil tersebut kemudian kami bawa ke Polres Konawe untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus anggota Tipiter bersama Timsus melakukan kroscek lokasi penebangan kayu bersama ahli di bidang kehutanan,” ujar IPTU Zam Zam melalui pers rilis yang diterima Warta Sultra, Senin (4/2/2019).

Setelah itu, lajut Reskrim Polres Konawe, diketahui bahwa kayu tersebut ditebang di wilayah kawasan hutan produksi tanpa izin dari pejabat yang berwenang. Ketiga diduga tersangka Lukman, Juanda dan Ahmad Tanga selanjutnya dilakukan proses hukum perkara tindak pidana (TP) bidang kehutanan.

Hingga berita ini diturunkan, anggota Reskrim Tipiter Polres Konawe masih memeriksa beberapa saksi bersama ketiga yang diduga sebagai tersangka ilegal loging. Demikian ia mengakhiri rilisnya. (*WS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.