Prodi PTI UMK Buka Pendaftaran Calon Maba, Berikut Kuota yang Disiapkan

WartaSultraID—Tahun 2019 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) membuka seleksi masuk mahasiswa baru secara online. Dimana, program studi (Prodi) yang menerima mahasiswa baru (maba) yaitu ada 14 Prodi. Dari ke 14 Prodi tersebut salah satunya belum lama resmi terbentuk yakni Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI).

Prodi ini diajukan sejak tahun 2015 dan pada 2017 lalu, izin penyelengaraannya keluar. Saat ini, PTI memiliki 98 mahasiswa aktif yang dibagi pada tiga rombongan belajar (rombel). Pada penerimaan kali ini, Prodi PTI memiliki kuota sebanyak 150 orang.

Darman, S.Pd., M.Pd selaku Pelaksana Ketua Prodi PTI mengungkapkan bahwa PTI mempunyai visi menghasilkan lulusan yang unggul, mandiri, berahlak mulia dan berbudaya dalam menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi di kawasan Indonesia Timur tahun 2028.

“Secara terencana, PTI melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing dalam bidang pendidikan teknologi informasi di tingkat regional dan nasional,” ujar Darman kepada Warta Sultra saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (21/6/2019).

Dengan keungulan ini, lanjutnya, Prodi PTI UMK diarahkan untuk menjadi lembaga pendidikan Strata 1 (S1) terdepan dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan ahlakul qarimah.

Ia katakan bahwa kurikulum yang diaplikasikan kepada mahasiswa disusun berdasarkan kebutuhan serta melihat potensi ke depan. Diharapkan juga ke depannya mahasiswa mampu bersaing dengan mahasiswa asal universitas besar lainnya yang berada di Sulawesi Tenggara terkait teknologi informasi (TI).

“Lulusan PTI, selain dipersiapkan untuk tenaga profesional teknologi informasi, bisa juga untuk tenaga pengajar dari jenjang pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sekolah menengah kejuruan,” sambungnya.

Darman mengungkapkan, awal pembentukan Prodi PTI yakni pada saat Prodi Administrasi Pendidikan pada tahun 2010 membuka konsentrasi TI. Dengan melihat perkembangan dan minat yang mahasiswa yang masuk ke Prodi Konsentrasi TI tersebut, maka diusulkan untuk selanjutnya dibentuk Prodi PTI.

“Dari Prodi Administrais Pendidikan Konsentrasi TI, dilihat lagi perkembangannya pada saat tes pendidikan sewaktu tes CPNS (Calon Pengawai Negeri Sipil, red) kemarin, yang paling banyak lulus kemarin dari konsentrasi TI tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, Prodi PTI saat ini belum memiliki akreditas dan baru akan diusulkan pada tahun 2020 sesuai aturan yang berlaku. Ia kataka, saat ini masih sosialisasi akreditasi 4.0 yang akan dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari,” tutupnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.