Satgas TMMD 105 Adakan Penyuluhan Bahaya Narkoba

WartaSultraID—Penyuluhan bahaya narkoba kepada masyarakat Kelurahan Lemo, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam kegiatan non fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang bekerjasama dengan Polisi Resort (Polres) Muna.

Pasiter Satuan Tugas (Satgas) TMMD 105, Kapten Inf. Hamlis, S.H., S.Sos, mengatakan bahwa penyuluhan anti narkoba ini merupakan upaya bersama mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Polres Muna dan mendapat antusias masyarakat untuk mengikutinya dengan jumlah yang hadir sangat banyak, mencapai ratusan orang,” ujar Kapten Inf. Hamlis melalui pers rilis yang diterima Warta Sultra, Kamis (19/7/2019).

Ia menjelaskan bahwa penyuluhan anti narkoba ini perlu dilakukan, karena bahaya narkoba sangat besar bagi masyarakat. Dan dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat khususnya generasi muda menjadi tahu tentang jenis maupun bahaya narkoba.

“Dengan pengetahuan yang diterima mengenai bahaya narkoba, mereka akan menjauhi narkoba, serta menjadi pelopor di lingkungannya dalam pemberantasan narkoba dan tidak terjerumus mengkonsumsi narkoba. Di samping beratnya sanksi hukumnya,” paparnya.

Sementara itu, Kasatres Narkoba Polres Muna, AKP Syarifuddin menjelaskan tentang pengertian narkoba, golongan narkoba, dampak serta trik menjauhi narkoba agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi segala jenis narkoba, apalagi para pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa,” jelas AKP Syarifuddin.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa dampak negatif yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda diantaranya, perubahan dalam sikap dan kepribadian, menjadi mudah tersinggung dan cepat marah, sering mengantuk dan malas, tidak memperdulikan kesehatan bahkan jika sudah kecanduan akan melakukan tindak pidana untuk membeli narkoba.

AKP Syarifuddin Penaggulangan menyamapiakn, narkoba tidak hanya menjadi tangggung jawab Polri saja, tetapi tanggungjawab semua pihak, termasuk orang tua bersama keluarga, guru dan seluruh masyarakat.

Upaya yang lebih konkret dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak berwenang, untuk melakukan penyuluhan narkoba dan melakukan razia secara rutin.

“Tidak kalah penting adalah dengan memberikan pendidikan moral dan keagamaan, karena salah satu penyebab generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.