UMK Gandeng Pemda Konut Melalui PKW Minapolitan Kawasan Perikanan dan Kelautan

WartaSultraID—Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang diwakili oleh Badan Pemerintah Daerah (Bapeda) dan Kelurahan Molawe, mengimplementasikan kerja sama antar dua lembaga tersebut melalui Program Kemitraan Wilayah (PKW).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Konut yang diwakili oleh Sartono, S,Sos.,M.Si. selaku Kasubdit FISPRA sekaligus mewakili Kepala Dinas Bappeda Konut dan Bahrun, S.Sos selaku Lurah Molawe.

Ketua Tim PKW, Fajriah, S.Pi., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini fokus pada program minapolitan kawasan perikanan yang menjadi salah satu fokus pembangunan Kabupaten Konut, sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab Konut.

“Hal inilah yang menjadi dasar Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program PKW mensinergikan antara kegiatan akademik dengan program pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan ikan di Kabupaten Konut,” tulisnya melalui pers rilis yang diterima Warta Sultra, Minggu (7/7/2019).

Menurut Dekan FPIK UMK ini bahwa PKW minapolitan dilaksanakan di Kabupaten Konut tepatnya di Kelurahan Molawe, karena daerah tersebut memiliki potensi yang cukup besar dalam bidang perikanan dan kelautan. Bukan hanya dari sumber daya alamnya, namun juga sumber daya manusianya termasuk dukungan pemerintah dan infrastrukturnya.

“Kegiatan minggu ini lebih fokus pada sosialisasi PKW, dilanjutkan dengan pengenalan teknologi UFL+ (lacuba +), diskusi kelompok dengan nelayan, kunjungan ke tempat pendaratan ikan, ke kapal dan perahu nelayan, serta pemetaan daerah penangkapan ikan,” jelas Fajriah.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan ini rencananya akan dilanjutkan pada bulan Juli ini atau Agustus mendatang, berupa sosialisasi aplikasi sistem informasi bagi nelayan dan jika memungkinkan pengadaan alat tangkap.

Sementara itu, Bahrun selaku Lurah Molawe menyampaikan, ia sangat mengapresiasi kegiatan ini karena berhubungan langsung dengan nelayan dan masyarakat pesisirm, sehingga program ini sangatlah tepat sasaran.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sartono, ia katakan, diharapkan dari sinergitas kegiatan ini melalui kerja sama mitra UMK dan pemerintah Konut dalam hal ini Bapeda dapat memberikan dampak positif bagi masyarkat dalam kawasan minapolitan sesuai program PKW UMK berupa peningkatan jumlah produksi perikanan tangkap, memperbaiki manajemen sistem perikanan tangkap dan sistem informasi perikanan tangkap serta beberapa fasilitas pendukung perikanan tangkap yang ada di Kelurahan Molawe. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.