UMK Sediakan Tempat Pendaftaran Online di Kampus untuk Maba

WartaSultraID—Memasuki tahun ajaran baru 2019, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) secara online. Seleksi SPMB tersebut dibagi dua gelombang. Gelombang pertama yaitu pada 1 Februari hingga dengan 26 Mei 2019.

Untuk gelombang kedua dibuka pada tanggal 2 Mei dan berakhir pada 16 Agustus 2019. Dari delapan fakultas yang terdiri atas 14 pragram studi (Prodi), tiga fakultas yaitu fakultas manajemen, hukum serta FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan fakultas dengan peminat terbanyak.

Ahmad, S.Pd.I selaku Ketua Panitia SPMB UMK mengungkapkan bahwa seleksi online tersebut akan ditutup setelah semua jurusan memenuhi kuota. Seperti di fakultas teknik yang memiliki kuota 40 mahasiswa baru (maba), pada gelombang kedua ini, jika kuota telah terpenuhi maka secara otomatis, pendaftaran secara online akan tertutup.

“Karena pendaftaran dilakukan secara online, maka bagi maba bisa melakukan pendaftaran di rumah. Dan bagi pendaftar yang tidak memiliki fasilitas untuk melakukan pendaftaran secara online, pihak universitas menyediakan tempat pendaftaran dan akan dibantu untuk registrasi oleh petugas,” jelas Ahmad kepada Warta Sultra saat ditemui di ruang kerja, Jum’at (21/6/2019).

Untuk itu, lanjut Ahmad, para calon maba cukup memaba KTP serta ijazah. Dan bagi yang belum memiliki ijazah, bisa membawa SKL (Surat Keterangan Lulus) dari sekolah masing-masing

Ia katakan, bagi calon maba, pihak universitas memberikan ruang sebesar-besarnya untuk belajar di UMK yaitu dengan menerima lulusan dari tahun 2012 hingga dengan 2019.

Dengan demikian, pihak universitas berharap dengan jalan yang diberikan tersebut para calon maba bisa mendapat pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Mungkin di tahun ini, seperti lulusan 2012 baru memiliki kesempatan untuk kuliah. Jadi tidak mungkin kami pihak universitas akan menutup akses pendidikan bagi mereka,” pungkasnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.