Dikbud Konawe Akan Terapkan Sistem Zonasi Guru

WartaSultraID—Pemberlakukan sitem zonasi saat penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2019/2020 telah dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe di setiap sekolah. Pemberlakuan sistem yang dikeluarkan dari pemerintah pusat ini mampu meningkatkan kembali jumlah siswa di setiap sekolah.

“Kalau di wilayahnya masih ada sekolah, contohnya sekolah dasar atau SMP, maka calon siswa ini tidak boleh mendaftar di sekolah lain yang jaraknya jauh dari alamat siswa. Misal siswa dari Abuki mendaftar di Unaaha, itu akan dipulangkan kembali berkas pendafatarannya ke siswa atau orang tua bersangkutan, karena sekolah yang mau dimasuki siswa ini masih ada di Abuki. Seperti SD atau SMP, kecuali siswa mendaftar di sekolah madrasah yang memang tidak ada di wilayahnya,” kata Tira Liambo selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Konawe, Senin (15/7/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Suryadi mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe akan kembali merencanakan penerapan sistem zonasi untuk tenaga pengajarnya.

Hal ini demi meningkatkan tugas dan fungsi guru di wilayah masing-masing, dengan cara menempatkan di sekolah yang dekat dengan domisilinya.

“Tidak hanya penerimaan siswa baru, tapi sistem ini akan diterapkan juga untuk tenaga pengajar. Sitem ini secara otomatis akan memberikan efek perolingan bagi tenaga pengajar di wilayah domisili masing-masing, baik itu tenaga pengajar yang berstatus honor daerah maupun yang sudah ASN,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.