Dosen UMK Terapkan Aplikasi SIPTA untuk Masyarakat Pesisir Kelurahan Molawe

WartaSultraID—Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) gandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang diwakili oleh Badan Pemerintah Daerah (Bapeda) dan Kelurahan Molawe melalui Program Kemitraan Wilayah (PKW) Minapolitan kawasan perikanan dan kelautan.

Berita terkait: UMK Gandeng Pemda Konut Melalui PKW Minapolitan Kawasan Perikanan dan Kelautan

Melalui PKW Minapolitan dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Konut ini, tim dosen yang diketuai oleh Fajriah, S.Pi., M.Si telah mensosialisasikan sekaligus menerapkan aplikasi Sistem Informasi Perikanan Tangkap (SIPTA) kepada masyarakat nelayan di Kelurahan Molawe pada hari Jumat 12 Juli 2019.

Fajriah menjelaskan bahwa penerapan aplikasi SIPTA bertujuan untuk membantu memudahkan masyarakat nelayan dalam mengetahui posisi daerah penangkapan ikan melalui peta daerah penangkapan ikan yang terdata dalam aplikasi tersebut. Selain itu juga dapat membantu masyarakat nelayan memasarkan hasil tangkapannya.

“Walaupun masih sederhana, namun aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat nelayan dalam hal peningkatan produksi hasil tangkapan,” kata Fajriah dalam pers rilisnya yang diterima Warta Sultra, Selasa (16/7/2019).

Lebih lanjut, Fajriah mengatakan, kegiatan PKW ini merupakan kolaborasi Dosen FPIK UMK dan Dosen FPIK UHO yang merupakan kegiatan lanjutan daripada PKW yang sebelumnya telah dilakukan pada bulan Juni lalu di Kelurahan Molawe Kabupaten Konut.

“Pada kesempatan kali ini, tim PKW dibantu oleh tenaga lapangan yang terdiri dari unsur mahasiswa dan alumni FPIK UMK sekaligus memfasilitasi masyarakat nelayan di Kelurahan Molawe yang hadir pada pertemuan tersebut dengan alat tangkap pukat (jaring tasi),” jelasnya.

Sementara itu, Bahrun, S.Sos selaku Lurah Molawe mengatakan bahwa penggunaan teknologi yang dapat diakses langsung oleh masyarakat nelayan ini dapat membantu para nelayan dalam proses penangkapan dan sekaligus dapat mempromosikan hasil tangkapannya berupa udang dan ikan di luar Kabupaten Konawe.

“Kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Molawe khususnya pada masyarakat nelayan, baik itu tentang penangkapan maupun pemasaran,” tuturnya. (*WS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.